Macam Macam Penyakit Paru Paru

Paru-paru memiliki kapasitas dan daya tampung maksimal terhadap udara pernapasan adalah sekitar 4,5-5,5 liter. Kemampuan daya tampung itu disebut dengan kapasitas total paru-paru. Dari volume tersebut, sekitar 1 liter diantaranya adalah udara yang tidak dapat dikeluarkan dari paru-paru, walaupun kita telah mengembuskan dengan sekuat-kuatnya. Udara itu disebut sisa (volume residu). Pada saat santai atau dalam keadaan normal, udara yang keluar masuk paru-paru hanyalah 0,5 liter. Udara itu disebut udara pernapasan normal (volume tidal).

Kita masih dapat menambah udara ke dalam paru-paru dengan cara menghirup sedalam-dalamnya. Volume udara yang masih dapat ditambahkan adalah sekitar 2-3 liter yang disebut udara cadangan inspirasi (volume komplementer). Setelah kita menghembuskan napas secara normal, kita juga masih dapat mengeluarkan udara dari paru-paru dengan embusan napas sekuat-kuatnya. Volume udara itu mencapai sekitar 0,8-1,2 liter yang disebut udara cadangan ekspirasi (volume suplementer).

Total volume udara dari yang dapat dimasukkan dan dikelurkan sekuat-kuatnya oleh paru-paru kita disebut kapasitas vital paru-paru, yaitu sekitar 4 liter. Kita dapat mengukur volume udara pernapasan dan kapasitas vital paru-paru kita dengan alat yang disebut spirometer.

Namun, sayangnya sering kali paru-paru sebagai alat pernapasan juga rentan terhadap kelainan dan gangguan pada sistem pernapasan yang dapat terjadi karena adanya struktur organ alat pernapasan kita yang disebabkan oleh penyakit atau masuknya gas-gas beracun. Gangguan sistem pernapasan yang terjadi akibat infeksi, antara lain sebagai berikut :

1. Bronkitis, yaitu radang selaput lendir pada percabangan tenggorok. Gejala yang tampak, antara lain timbulnya batuk yang disertai demam dan sakit di dada.

2. TBC (tuberkulosis), infeksi paru-paru yang diakibatkan oleh bakteri tuberkulosa (Mycobacterium tuberculosis).

3. Faringitis, radang pada bagian faring karena infeksi bakteri atau virus tertentu. Penyakit itu ditandai dengan adanya rasa sakit saat menelan atau tenggorok terasa kering.

4. Tonsilitis, radang pada tonsil yang disebabkan oleh bakteri. Gejala yang tampak seperti tenggorok sakit, demam dan otot-otot nyeri.

5. Pneumonia, suatu infeksi bakteri atau virus pada paru-paru.

6. Dipteri, suatu infeksi oleh bakteri Corynebacterium diphtherial, Infeksi itu dapat menimbulkan komplikasi pada jantung yang disertai demam dan kadang dapat menimbulkan kelumpuhan.

7. Asfiksi, adalah gangguan pada pengangkutan oksigen menuju jaringan. Gangguan itu dapat bermula dari gangguan fungsi paru-paru, pembuluh darah, atau jaringan tubuh.

Gangguan sistem pernapasan yang diakibatkan non-infeksi, antara lain sebagai berikut :

8. Asma, suatu gangguan sistem pernapasan karena terganggunya kerja otot pernapsan. Asma dapat disebabkan oleh alergi atau tekanan psikis. Sakit ini ditandai dengan sukarnya bernapas yang ditunjukkan dengan sesak napas.

9. Kanker paru-paru atau laring, sakit ini sering timbul pada para perokok berat.

10. Emfisema, suatu gangguan pernapasan karena terjadinya penggelembungan paru-paru. Hal itu mengakibatkan sulitnya bernapas.

11. Rinitis, suatu radang pada membran mukosa rongga hidung. Gejalanya adalah timbul bengkak dan banyak mengeluarkan cairan lendir pada hidung.


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Penyakit Paru-paru, Membantu Mengobati Penyakit Paru-paru, Flek Paru-paru, Paru-paru Basah, Radang Paru-paru dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Paru Paru and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Macam Macam Penyakit Paru Paru

  1. ainievirgo luphayahbundha says:

    moga smua penyakit bsa di sembuhkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>